Masuknya Islam di Nusantara Ala Nabi Muhammad SAW - Otakcerdas

Otakcerdas

Proyeksi Media Generasi Millenial

Top Post Ad

Download Otakcerdas App

Wednesday, July 4, 2018

Masuknya Islam di Nusantara Ala Nabi Muhammad SAW

Masuknya Islam di Nusantara Ala Nabi Muhammad SAW
Islam Itu Siapa - Pertama kali islam masuk ke Nusantara adalah lewat daerah Indonesia bagian atas atau utara, terutama aceh pulau sulawesi dan lain sebagainya. namun proses penyebaranya tidak signifikan. terutama karena tidak bisa masuk ke Jawa. karena pusat pemerintahanya ada di Jawa yaitu kerejaan Majapahit.

Islam masuk melalui jalur perdagangan ketika banyak orang dari timur tengah dan india pakistan yang berdagang di Indonesia kemudian menikah dengan penduduk lokal. itulah mengapa orang-orang di aceh itu hidungnya mancung-mancung dan ada sebuah suku/kelompok penduduk di pulau sumatra yang dijuluki kampung india.

Itu terjadi diluar pulau jawa, karena islam tidak mudah masuk ke jawa. yang pertama karena tidak bisa dipengaruhi dengan politik, seperti yang kita tahu bahwa di masa lampau Majapahit merupakan negara adidaya terkuat di asia dengan latar belakang agama hindu-budha tentu saja sulit islam untuk masuk.

Yang kedua islam sulit masuk jawa dengan model perekonomian, karena Majapahit adalah negara besar yang kaya raya, denagn kondisi rakyat yang makmur dan sejahtera, sehingga rakyatnya sulit untuk diajak masuk islam dengan di iming-imingi uang. apalagi awal masuknya islam dengan metode pemaksaan budaya arab di Nusantara, jelas ditolak oleh penduduk lokal.

Terbukti dengan gagalnya 8 wali jawa yang mencoba untuk menyebarkan islam di Nusantara yang penyebaranya kurang optimal. namun ada satu wali yang menyempurnakan penyebaran islam Di Nusantara, yaitu Sunan Kalijaga. seorang ulama yang menyebarkan agama islam tidak seperti 8 wali lainya, ketika 8 wali menggunakan jubah untuk berdakwah, Sunan Kalijaga memilih dengan budaya jawa, beliau menggunakan pakaian jawa dan blankon.

Serta menyebarkan islam dengan metode wayang yang menceritakan kisah-kisah pewayangan yang di sesuaikan dengan nilai-nilai keislaman. selain itu beliau juga tidak sembarangan menghapus budaya asli Nusantara, seperti Mithoni, Pitung dina, Mudun Lemah, Buka Kaki, Syukuran, dan lain sebagainya.

Beliau tetap mempertahankan tradisi agama Hindu itu, tetapi mengganti bacaan-bacaannya dengan nilai-nilai islam, sehingga islam menjadi lebih familiar di pulau jawa. hal ini yang menyebabkan Sunan Kalijaga dijuluki penyempurna wali. karena tanpa beliau mungkin islam tidak akan bertahan lama jika masih menggunakan methode dakwah seperti yang dilakukan oleh wali lainya.

Namun lebih dari pada itu, Sunan Kalijaga adalah buah hasil dari didikan 8 wali itu. karena sunan kalijaga adalah murid dari para wali. dan tugasnya adalah menyempurnakan supaya islam tetap terjaga di Nusantara. dan cara Nabi Muhammad lah yang digunakan oleh Sunan Kalijaga. yaitu mempertahankan budaya asli, tetapi mengganti bacaan-bacaanya sesuai dengan nilai-nilai islam.

Apa yang dilakukan Sunan Kalijaga mirip dengan yang dilakukan Nabi Muhammad, yaitu seperti nabi mempertahankan tradisi Haji, proses peribadatan Haji sudah ada sebelum islam ada, bahkan sebelum nabi ada. Tradisi Haji sudah dilakukan oleh penganut agama lain, terutama kepercayaan orang-orang mekkah dan sekitarnya.

Kita patut bersyukur bisa hidup di Indonesia yang walaupun bukan negara islam tetapi menjadi negara demokrasi dengan penduduk islam terbesar di Dunia. walau bagaimanapun banyak kelemahan demokrasi tetapi demokrasilah yang terbaik saat ini, apalagi Indonesia memiliki konsep demokrasi tersendiri yang di ciptakan oleh para pendiri bangsa yaitu Demokrasi Pancasila. hal ini yang menyebabkan negeri kita dijuluki The Golden Age of Islam Episode 2, pembahasanya dapat di baca di BAB 9: The Golden Age of Islam Nusantara.

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Download Otakcerdas App